Firman Muntaco, sebuah nama yang melegenda di masyarakat betawi. Namun nama yang sekarang seakan tenggelam di kelamnya dunia sastra Indonesia. Dunia sastra yang kurang mempedulikan apa arti dari budaya itu sendiri. Banyak penulis, penyair, atau sastrawan berlomba-lomba untuk membuat namanya terkenal dan harum. Tapi tidak begitu dengan Om Firman.
Om Firman lahir di Jakarta 5 Mei [...]
Read Full Post »
Menikmati dunia saat ini sangat sulit, bahkan dari lingkup sastra sekalipun. Bahkan terkadang kita merasa jatuh ke dalam lembah hitam yang menyita tenaga dan waktu kita. Susah sekali rasanya tertawa, bahkan tersenyum. Kondisi di mana hidup terasa hampa dan tidak berdaya.
Ingin rasanya aku menulis puisi cinta lagi, atau sekedar roman dalam cermin. Namun bagaimana merasakan [...]
Read Full Post »
Posted in Cerita, Curahanku, tagged Cinta, Senja on December 4, 2008 | Leave a Comment »
Saat senja, banyak yang bisa terjadi saat senja tiba. Para pekerja pulang kantor atau muda-mudi keluar untuk penuhi mimpi. Tetapi bagiku saat senja adalah saat dimana kesepian dan kesendirian datang bertamu. Selalu kubuka pintu untuk mereka. Segelas kopi hangat dan sebungkus rokok menjadi teman perbincangan kami. Sayang, mereka lebih banyak diam daripada bercengkrama. Aku ingin [...]
Read Full Post »
Posted in Cerita, Curahanku, tagged Cinta, JakJazz on December 1, 2008 | 5 Comments »
Awas!! Jangan salah ini bukan cerita POLITIK…Tapi cerita MENGGELITIK….
Hari minggu kemarin, aku dan seorang kawan menghabiskan waktu di sebuah Mall di daerah Jakarta Selatan. Kami berdua memutuskan untuk mencicipi kopi di sebuah warung kopi masa kini. Setelah memesan dan tentunya memilih tempat duduk di zona bebas asap (alias bebas untuk mengeluarkan asap). Kami langsung mengeluarkan [...]
Read Full Post »
Posted in Cerita, Curahanku, tagged Dina, JakJazz on November 29, 2008 | 5 Comments »
Aku baru saja berkenalan dengan dia, tak banyak waktu terbuang untu bercengkrama sebelum akhirnya kita bertemu. Entah apa yang dipikirkan olehnya mau bertemu manusia seperti aku. Mungkin sekarang ia sedang menyesali keputusannya untuk bertemu seorang penulis gila dan penyiar amatiran seperti aku. Dengan kemeja lengan panjang dan celana jeans hitam, aku sungguh percaya diri menghampirinya.
Tatapan [...]
Read Full Post »